Situs rekomendasi belanja, harga produk, jasa, diskon dan promo terlengkap

20.000+ Promo Produk dan Jasa dari 100+ Toko Ritel

Search : Indomaret, Alfamart, Giant, Daging, Susu dll.

Cek Harga Promo Swalayan, Outlet dan Gerai

  • Post Top Ad

    Harga HP Samsung Terbaru Semua Tipe, Seri, Varian (Up To Date) dan Kisah Kesuksesannya Merajai Pasar

    HargaPedia.net | Ketika berbicara HP android, Samsung menjadi merek paling diminati saat ini. Tak heran karena HP Samsung memiliki varian yang beragam sesuai dengan target pasarnya. Harga HP Samsung juga tersedia untuk semua kalangan dari harga termurah untuk entry level, middle  hingga harga premium yang paling mahal.

    Samsung memang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis ponsel yang menjadi gaya hidup di abad ke-21. Samsung adalah raksasa bisnis ponsel saat ini. Meskipun banyak merek HP baru bermunculan, namun posisi Samsung tak mudah digoyahkan.

    https://www.hargapedia.net/2018/09/harga-hp-samsung-lengkap-semua-tipe.html

    Kita tak bisa memungkiri, bahwa di jajaran ponsel premium, Apple yang mengusung sistem operasi iOS masih menjadi merek idola orang-orang. Merek HP dari Amerika Serikat ini memang telah melekat kuat sebagai ponsel pintar dengan sistem operasi ekslusif yang tak dimiliki merek lain.

    Tapi Samsung, merek ponsel dari Korea Selatan, mengusung sistem operasi android. Di jajaran ponsel android yang terdiri dari sangat banyak merek dan terus bertambah, Samsung berada di tangga teratas. Bukan hanya brand Samsung yang lebih dikenal, tapi penjualan ponsel ini juga merajai pasar dan melampaui Apple.

    Sebelum menjadi penguasa pasar ponsel dunia saat ini, Samsung telah melalui perjalanan panjang dalam bisnisnya. Bahkan tak banyak orang yang tahu, bahwa perusahaan ini sebelumnya tak menjadikan ponsel sebagai bisnis utamanya. Ponsel dahulu hanya menjadi bagian kecil dari bisnis korporasi tersebut.

    Secara merek, produk Samsung dahulu juga bukan berada di level tertinggi. Ia hanya dikenal sebagai merek kelas dua atau tiga di dunia yang memproduksi produk tiruan Jepang dengan kualitas yang disepelekan. Tapi siapa sangka, perjalanan penuh rintangan Samsung berhasil menobatkannya sebagai salah satu brand global yang paling bernilai saat ini.

    Sejarah Samsung


    Alkisah, dua raksasa perusahaan elektronik berdampingan memasuki abad ke dua puluh satu. Pertama Sony, perusahaan lebih mapan yang didirikan pada tahun 1946 oleh Akio Morita.

    Kedua, Samsung Electronic yang baru didirikan dua puluh tiga tahun kemudian atau tahun 1969. Presiden Samsung Group yang pertama Lee Byung-chul, merupakan pendiri Samsung. Dan setelah kematiannya pada tahun 1987, Samsung dikembangkan oleh anaknya Lee Kun-hee.

    Seperti tertulis dalam buku berjudul "Samsung Electronics: Perjuangan Untuk Menjadi Pemimpin Dalam Industri Elektronik yang ditulis oleh Tony Michell, disebutkan bahwa pada 2000, Sony masih tumbuh kencang dengan penjualan US$ 70 miliar.

    Sedangkan penjualan Samsung masih jauh di bawahnya. Tapi dua perusahaan ini hampir menjadi pemimpin pasar untuk produk-produk komponen dan peralatan eletronik. Di luar itu, hanya Matsushita dan Phillips yang meraih penjualan lebih besar.

    Dua raksasa Sony dan Samsung berada di tempat yang berbeda. Satu di Jepang dan satu di Korea Selatan. Samsung electronics sendiri merupakan perusahaan terbesar di Korea dan berada pada posisi tersebut sejak tahun 1980-an.

    Mereka bersaing dalam berbagai hal penting dalam produk DRAMs(dynamic access randon memory), peralatan dan ponsel. Namun Sony kemudian tumbuh melambat. Saat Samsung tumbuh sekitar 25% per tahun dan Sony hanya tumbuh 5% per tahun.

    Tak terbantahkan, Sony memang harus menghadapi serangan Samsung dengan kebangkitan produk ponsel dan DRAMs serta teknologi baru seperti LCDs (liquid crystal display). Bisa dibilang, Sony menjadi lawan Samsung pada awal abad ke 21. Tapi Samsung terus bertumbuh dan Sony mengalami kemunduran.
     
    Di awal sejarahnya, Samsung Electronics belum memproduksi ponsel. Perusahaan ini pada awalnya memproduksi peralatan rumah tangga seperti televisi dan kulkas. Pada Januari 1969, Samsung memasuki bisnis pembuatan mikroprosessor dan mengambil alih semikonduktor Korea pada tahun 1974.

    Samsung lahir dan besar dari negara yang tak banyak memiliki sumber daya alam. Hal itu disadari betul oleh Lee. Lee menyampaikan pada tahun 2004, Korea tidak mempunyai sumber daya alam yang sebenarnya. dalam kondisi demikian, industri teknologi tinggi menjadi satu-satunya alat untuk bertahan bagi perekonomian Korea.

    Beruntung Lee hidup di Negeri Gingseng. Pemikiran pemerintah yang mendorong ekspor merupakan upaya yang bagus. Sedangkan pasar domestik hanya menjadi sasaran sekunder. Wajar jika di Korea Selatan, konsumsi dianggap sebagai pemborosan. Bukan pendorong pertumbuhan ekonomi seperti di Indonesia. Di Korea Selatan saat itu, bahkan, televisi berwarna tidak bisa dijual di sana dan masyarakat hanya menonton televisi hitam putih.

    Pada babak berikutnya tahun 1980-an, enam perusahaan elektronik Samsung digabung menjadi dua, Samsung Electronics dan Samsung Semicounductors. Kala itu, produksi barang-barang elektronik menyumbang 42,1% dari produksi Grup Samsung.

    Pada tahun 1992, Samsung telah mencapai tujuan utama untuk mengambil alih kepemimpinan dalam produksi DRAM dengan chip 64Mb. Chip DRAM berhasil memberikan kontribusi 50% laba perusahaan pada tahun 1995 dan memberikan 35% dari total penjualan perusahaan Samsung.

    Perjalanan Samsung tak selamanya mulus. Ada kalanya harus jatuh bangun. Pada tahun 1996, laba Samsung mulai jatuh 2,1% dari 16,2 triliun won (setara US$ 20 miliar) menjadi 15,87 triliun won. Hal tersebut disebabkan oleh pasokan mikrochip di pasar global yang berlebihan dan memicu penurunan harga. Hal yang lumrah jika Hitachi dan NEC mundur dari bisnis Chip.

    Pada saat itu, para eksekutif Samsung mulai melihat kembali divisi elektronik konsumsi yang telah diabaikan demi kenaikan produk mikrochip yang sebelumnya berjaya. Samsung memiliki kepemimpinan pasar di bidang televisi dan agresif memasarkannya ke luar negeri.

    Awal Kebangkitan Samsung


    Saat kinerja perusahaan merosot, Samsung Electronics beruntung karena pemimpin Lee telah menunjuk Yun Jong-yong sebagai CEO Samsung Electronics dalam usia 49 tahun pada Desember 1996.

    Samsung dikenal sebagai produsen mikrochip. Samsung sama sekali bukan merek produk berkualitas saat itu. Produk-produk elektronik konsumsi Samsung secara internasional dianggap lebih murah dan merupakan imitasi berkualitas rendah dari merek-merek terkemuka seperti Sony dan Mitsubishi.

    Di negara asalnya, merek seperti LG Electronics dan Daewoo Electronics juga sedang naik daun dan mengurangi pangsa pasar Samsung.

    Siapakah Yun Jong-yong yang memimpin Samsung? Yun bergabung dengan Samsung Group pada tahun 1966 setelah lulus dari sekolah teknik Soul National University. Ia bekerja pada Samsung yang baru didirikan di bagian televisi.

    Karirnya mentereng. Pada tahun 1977, ia dipromosikan menjadi kepala cabang Tokyo. Ini posisi yang strategis karena Yun bisa  berhubungan dengan perusahaan-perusahaan Jepang untuk menjual produk komponen dan sub-kontrak. Ia sekaligus bertugas mencari produk komponen Jepang bagi produk Samsung.

    Yang paling utama, Yun ibarat seorang penyusup dan agen rahasia yang bertugas melacak dan mencari tau produk-produk Jepang generasi berikutnya.

    Karir Yun terus menanjak. Pada tahun 1988, Yun dipromosikan menjadi wakil presiden. Pada November 1990 dia mendapat pengakuan dengan menerima mendali perunggu dari pemerintah Korea atas kontribusinya bagi industri elektronik.
    Selanjutnya medali emas diperoleh pada tahun 1992. Pada tahun yang sama, Yun juga dinobatkan menjadi manajer paling sukses versi Asosiasi Managemen Korea.

    Bukan tanpa alasan, Le Kun Hee memilih Yun menjadi CEO Samsung Electronics. Tugas Yun adalah mempercepat pertumbuhan perusahaan dan membuat portofolio lebih beragam pada saat industri chip menurun.

    Dunia bisnis tak selalu bersahabat. Pada tahun 1997, terjadi krisis ekonomi global dan banyak perusahaan-perusahaan berguguran. Namun Samsung, LG dan SK bertahan tanpa mengalami krisis yang sangat mencolok seperti yang terjadi pada Daewoo dan Hyundae.

    Strategi bertahan dilakukan dengan efisiensi. Yun merampingkan perusahaan dan mengubah operasi perusahaan menjadi lebih efisien.

    Pada tahun 1997, terjadi devaluasi mata uang won dari 800 won per dollar AS menjadi 2.000 won per dollar AS. Ini menciptakan masalah likuiditas bagi perusahaan yang memiliki utang dollar AS. Tapi sebaliknya, kondisi ini menguntungkan bagi perusahaan yang berorientasi ekspor.

    Beruntung, mata uang won pulih pada tahun 1998 menjadi 1.250 won per dollar AS sehingga perusahaan ekspor telah mendapatkan keutungan dan bisa membiayai utang dollar yang belum terbayar.

    Di sisi lain, penjualan Samsung tumbuh pesat dari tahun 1997 ke 2000 dari 20,8 triliun won menjadi 32 triliun won. Laba naik dari 123,5 miliar won menjadi 6 triliun won. Antara tahun 2002 dan 2004 Samsung Electronic mampu membukukan penjualan dua kali lipat dan mulai mendekati Sony.

    Hingga akhirnya pada tahun 2005, nilai merek Samsung sudah lebih tinggi dari perusahaan asal Jepang tersebut. Samsung telah mencapai urutan ke 20 dari 100 teratas dari Interbrand dengan nilai US$ 14,9 miliar.

    Sedangkan Sony berada di peringkat ke 28 dengan nilai merek US$ 10,7 miliar. Sony menjadi perusahaan paling cepat jatuh pada tahun 2005, dengan hanya  dua pertiga ekuitas merek jika dibandingkan dengan posisi di tahun 2000.

    Samsung Masuk Bisnis Ponsel


    Sebelum telepon genggam menjadi gaya hidup, Sony Walkman telah menemani semua orang. Bahkan tak sedikit orang yang mengeluarkan Walkman hanya untuk pamer di depan orang lain. Walkman Sony seperti iklan berjalan kala itu. Tapi pada generasi selanjutnya, ponsel yang menjadi bagian gaya hidup adalah jawaban Samsung atas Walkman.

    Samsung melihat bahwa ponsel sedang berubah dari barang kegunaan menjadi barang untuk mengekspresikan gaya (fashion statement).

    Sejatinya Samsung bukan penemu ponsel. Samsung juga bukan pemain utama di bisnis ponsel di awal bisnisnya. Beginilah awal mula dari bisnis hp Samsung.

    Awal cerita Samsung masuk ke bisnis ponsel kurang menyenangkan. Sekitar tahun 1983 dan 1986, Samsung berupaya merekayasa ulang secara terbalik telepon-telepon mobile produksi Jepang. Namun hasilnya sangat mengecewakan sehingga ada keraguan untuk melanjutkan program ini.

    Samsung belum menyerah. Lee Ki-Tae, Kepala Pengembangan Teknologi Nirkabel Samsung kala itu memuntuskan untuk mengambil risiko dengan membeli 10 telepon Motorola.
    Berbagai upaya dilakukan hingga pada tahun 1988, satu telepon diluncurkan di Korea. Sayangnya, telepon-telepon Samsung tak banyak terjual. Pada tahun 1990-an, Samsung hanya menguasai 10% pasar Korea saat Motorola mengincar 60%-70% pasar.

    Samsung terus berjuang dengan telepon analog Motorola. Pada tahun 1993 dimulailah proses riset yang melahirkan merek Anycall.

    Ini berawal dari cerita seorang teknisi Samsung yang menyaksikan pendaki gunung berhasil menelepon dengan menggunakan Motorola.

    Divisi ponsel pun diberi tugas untuk memproduksi telepon-telepon yang sama bagusnya dengan Motorola pada tahun 1994. Akhirnya muncullah telepon analog SH-700. Sayangnya produk ini gagal total.

    Telepon-telepon Samsung menumpuk hingga akhirnya dibakar habis. Kisah pembakaran ribuan ponsel Samsung ini sangat bersejarah dan dikenang oleh para pegawainya. Peristiwa tersebut terjadi di pabrik Gumi pada awal tahun 1995.

    Kisahnya tragis. Ini berawal saat sang pemimpin perusahaan memberikan handphone Samsung sebagai hadiah Natal atau Tahun Baru. Tapi sangat mengecewakan dan bikin malu, ponsel tersebut ternyata tidak dapat digunakan sama sekali.

    Maka pada bulan Maret tahun 1995, Lee melakukan kunjungan ke pabrik Gumi. Atas perintah Lee, sebanyak 2.000 karyawan pabrik mengenakan ikat kepala bertuliskan "Quality First". Ada poster besar bertuliskan "Kualitas adalah Kebanggan Saya".

    Mereka kemudian berkumpul di halaman pabrik di mana di tengah-tengahnya menggunung satu tumpukan berupa ponsel, mesin faks dan peralatan lain senilai US$ 50 juta.

    Sepuluh bekerja mengambil satu per satu produk Samsung tersebut dan menghancurkannya dengan palu lalu melemparkannya ke dalam api unggun. Sebelum ritual itu berakhir, para karyawan menangis sedih. Lee duduk bersama dewan direksi menyaksikan langsung pemusnahan produk Samsung tersebut tanpa banyak kata-kata.

    Samsung berupaya keras menjaga kualitas. Lee Ke-tae, manajer pabrik Gumi yang lalu menjadi kepala divisi telekomunikasi bergerak Samsung pada 2004 bercerita, bahwa pengujian model-model baru dilakukan dengan melemparkan ponsel ke dinding atau menjatuhkannya dari lantai dua. Ia juga pernah melindas ponsel dengan mobilnya.

    Samsung jatuh dan bangun lagi. Pada Olimpiade 1998 di Nagano Jepang dan Sidney Australia 2000, Samsung menjadi pemasok peralatan komunikasi nirkabel bagi atlet dan staf. Event tersebut berhasil meningkatkan reputasi Samsung di bidang elekronik konsumsi.

    Permintaan ponsel di Korea Selatan tengah meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, pada 1999, Samsung bekerjasama dengan Sprint PCS memasarkan telepon yang dibuat Samsung di AS.

    Hp Samsung mulai masuk ke pangsa pasar kelas atas sejak tahun 2002 dengan menjual I300, PDA berbasis Palm yang didesain sebagai telepon nirkabel secara integral.

    Pada tahun 2002, Samsung telah memiliki pangsa pasar telepon kamera sebesar 12%. Ia hanya kalah satu poin di belakang Nokia yang saat ini sudah turun drastis. Bisnis ponsel Samsung bisa mencapai 18% dari penjualannya pada tahun 2004 dan 23% pada tahun 2007.

    Pada tahun 2017, sebuah laporan firma riset pasar TrendForce melaporkan, Samsung telah mengapalkan sebanyak 310 juta smartphone. Dengan penjualan tersebut, pabrikan ponsel ini menguasai 21,9% pangsa pasar secara global. Sebuah angka yang fantastis yang menempatkan Samsung, sebagai merek ponsel dengan penjualan tertinggi sepanjang tahun lalu.

    Sedangkan pesaing utamanya, Apple hanya berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 15,2% secara global. Tak disebutkan oleh TrendForce berapa penjualan ponsel Apple sepanjang tahun lalu. Tapi Apple melaporkan penjualan tahun 2017 mencapai 215 juta unit.

    Lantas siapa pabrikan ponsel berikutnya yang merajai pasar di urutan ketiga dan seterusnya? Tak disangka Huawei mampu menguasai pasar sebanyak 10,8%. Selanjutnya Oppo dengan penguasaan pasar 7,6%, lalu Vivo dengan pangsa pasar 6,6% dan diikuti oleh brand ciamik dari China, Xiaomi dengan pangsa pasar 6,4% di pasar global.     

    Seri HP Samsung dari Generasi ke Generasi

    Samsung kini telah menjelma jadi pemimpin pasar smartphone di dunia. Produk-produk Hp Samsung menjadi yang paling banyak dikapalkan ke seluruh dunia. Tranformasi produk ponsel Samsung pun terus berlangsung dari model jadul hingga kekinian.

    Samsung menguasai pasar dengan produk Samsung Galaxy. Ini adalah seri perangkat ponsel milik Samsung Electronica yang berbasis Android. Jajaran produk Samsung Galaxy mengisi pasar dari kelas entry level hingga high-end.

    Berikut ini jajaran tipe, seri dan varian Hp Samsung Galaxy dari generasi ke generasi:

    Tahun 2009


    Samsung Galaxy, Juni 2009
    Samsung Galaxy Spica, November 2009

    Tahun 2010


    Samsung Galaxy S (GT-I9000), Juni 2010
    Samsung Galaxy 3, Juli 2010
    Samsung Galaxy U, Agustus 2010
    Samsung Galaxy 551, October 2010

    Tahun 2011


    Samsung Galaxy SL (GT-I9003), February 2011
    Samsung Galaxy Fit (S5670), February 2011
    Samsung Galaxy Ace (GT-S5830, GT-S5830i), February 2011
    Samsung Galaxy Mini (GT-S5570), Maret 2011
    Samsung Galaxy Gio (GT-S5660), Maret 2011
    Samsung Galaxy Neo, April 2011
    Samsung Galaxy Pro, April 2011
    Samsung Galaxy Prevail (SPH-M820), April 2011
    Samsung Galaxy S II (GT-I9100), Mei 2011
    Samsung Galaxy Z, Juni 2011
    Samsung Exhibit 4G (SGH-T759), Juni 2011
    Samsung Galaxy Precedent, Agustus 2011
    Samsung Galaxy Y (GT-S5360), Agustus 2011
    Samsung Galaxy M, Agustus 2011
    Samsung Galaxy W (I8150), Agustus 2011
    Samsung Galaxy R (I9103), Agustus 2011
    Samsung Galaxy S Plus (GT-i9001), Agustus 2011
    Samsung Galaxy Xcover (S5690), Agustus 2011
    Samsung Galaxy Note, Oktober 2011
    Samsung Stratosphere, Oktober 2011
    Samsung Galaxy Nexus (i9250), November 2011

    Tahun 2012


    Samsung Galaxy Ace Plus (GT-S7500[L/T/W]), Januari 2012
    Samsung Galaxy Y Pro Duos (GT-B5510), Januari 2012
    Samsung Galaxy Beam i8520, Februari 2012
    Samsung Galaxy Y DUOS (GT-S6102), Februari 2012
    Samsung Galaxy Mini 2 (GT-S6500), Februari 2012
    Samsung Galaxy Ace 2 (GT-I8160), Februari 2012
    Samsung Galaxy Pocket (GT-S5300), Maret 2012
    Samsung Galaxy Rugby Smart (SGH-i847), Maret 2012
    Samsung Galaxy S Advance, April 2012
    Samsung Galaxy Rugby (GT-S5690M), April 2012
    Samsung Galaxy Ch@t (GT-B5330), Mei 2012
    Samsung Galaxy Appeal (SGH-I827), Mei 2012
    Samsung Galaxy S III (GT-I9300), Mei 2012
    Samsung Galaxy Stellar (SCH-I200), Juli 2012
    Samsung Galaxy S Duos (GT-S7562), Agustus 2012
    Samsung Galaxy Rush, September 2012
    Samsung Galaxy S Relay 4G, September 2012
    Samsung Galaxy Note II, September 2012
    Samsung Galaxy Reverb, September 2012
    Samsung Galaxy Victory 4G LTE (SPH-L300), September 2012
    Samsung Galaxy Pocket Duos (GT-S5302), September 2012
    Samsung Galaxy Rugby Pro (SGH-I547), Oktober 2012
    Samsung Galaxy Express, Oktober 2012
    Samsung Galaxy Discover TracFone (SGH-S730G), November 2012
    Samsung Galaxy S III Mini (GT-I8190), November 2012

    Tahun 2013


    Samsung Galaxy Grand (GT-I9080), Januari 2013
    Samsung Galaxy S II Plus (GT-I9105), Januari 2013
    Samsung Galaxy Pocket Plus (GT-S5301), Januari 2013
    Samsung Galaxy Xcover 2 (GT-S7710), Maret 2013
    Samsung Galaxy Young (GT-S6310), Maret 2013
    Samsung Galaxy Mega, April 2013
    Samsung Galaxy Fame (GT-S6810), April 2013
    Samsung Galaxy S4 (GT-I9500), April 2013
    Samsung Galaxy Star (GT-S5280), Mei 2013
    Samsung Galaxy Core (GT-S8262), Mei 2013
    Samsung Galaxy Y Plus (GT-S5303), Mei 2013
    Samsung Galaxy Win (GT-I8550), Mei 2013
    Samsung Galaxy Grand Quattro (GT-I8552, dual-SIM), Mei 2013
    Samsung Galaxy S4 Active (GT-I9295), Juni 2013
    Samsung Galaxy S4 Zoom (SM-C1010), Juni 2013
    Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270), Juni 2013
    Samsung Galaxy Pocket Neo (GT-S5310), Juni 2013
    Samsung Galaxy S4 Mini (GT-I9190), Juli 2013
    Samsung Galaxy Note 3, September 2013
    Samsung Galaxy Gear, September 2013
    Samsung Galaxy Star Pro (GT-S7260), Oktober 2013
    Samsung Galaxy J (SC-02F), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Express 2 (SM-G3815), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Round (SM-G9105), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Trend Lite (GT-S7390), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Fame Lite (GT-S6790), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Light (SGH-T399), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Core Plus (SM-G3500), Oktober 2013
    Samsung Galaxy Grand 2 (SM-G7100), November 2013
    Samsung Galaxy Win Pro (SM-G3812), Desember 2013
    Samsung Galaxy J (SGH-N075), Desember 2013
    Samsung Galaxy S Duos 2 (GT-S7582), Desember 2013
    Samsung Galaxy Trend Plus (GT-S7580), Desember 2013

    Tahun 2014


    Samsung Galaxy Note 3 Neo, Januari 2014
    Samsung Galaxy Grand Neo (GT-I9060), Januari 2014
    Samsung Galaxy Grand Lite, Januari 2014
    Samsung Galaxy Win 2, Maret 2014
    Samsung Galaxy S5, April 2014
    Samsung Galaxy S3 Neo, April 2014
    Samsung Galaxy K Zoom, Mei 2014
    Samsung Galaxy Ace Style, Mei 2014
    Samsung Galaxy Core, Juni 2014
    Samsung Galaxy Core 2, Juli 2014
    Samsung Galaxy S5 Mini, Juli 2014
    Samsung Galaxy Star 2 Plus, Agustus 2014
    Samsung Galaxy Ace 4, Agustus 2014
    Samsung Galaxy S Duos 3, Agustus 2014
    Samsung Galaxy Alpha, September 2014
    Samsung Galaxy Grand Prime, September 2014
    Samsung Galaxy Core Prime, September 2014
    Samsung Galaxy Pocket 2, September 2014
    Samsung Galaxy Mega 2, September 2014
    Samsung Galaxy Note 4, Oktober 2014
    Samsung Galaxy Young 2, Oktober 2014
    Samsung Galaxy Core Prime, November 2014
    Samsung Galaxy Note Edge, November 2014
    Samsung Galaxy A5 (2015), Desember 2014
    Samsung Galaxy A3 (2015), Desember 2014

    Tahun 2015


    Samsung Z1, Januari 2015
    Samsung Galaxy J1, Februari 2015
    Samsung Galaxy E5, Februari 2015
    Samsung Galaxy A7, Februari 2015
    Samsung Galaxy E7, Februari 2015
    Samsung Galaxy S6 Edge, April 2015
    Samsung Galaxy S6, April 2015
    Samsung Galaxy Xcover 3, April 2015
    Samsung Galaxy S6 Active, Juni 2015
    Samsung Galaxy J5, Juni 2015
    Samsung Galaxy J7, Juni 2015
    Samsung Galaxy Trend 2 Lite, Juli 2015
    Samsung Galaxy V Plus, Juli 2015
    Samsung Galaxy S6 Edge+, Agustus 2015
    Samsung Galaxy A8, Agustus 2015
    Samsung Galaxy Note 5, Agustus 2015
    Galaxy S5 Neo, Agustus 2015
    Samsung Galaxy J2, September 2015
    Samsung Galaxy J1 Ace, Oktober 2015
    Samsung Galaxy Active Neo, Oktober 2015
    Samsung Galaxy On5, Oktober 2015
    Samsung Z3, Oktober 2015
    Samsung Galaxy View, November 2015
    Samsung Galaxy On7, November 2015
    Samsung Galaxy A7 (2016), Desember 2015
    Samsung Galaxy A5 (2016), Desember 2015
    Samsung Galaxy A3 (2016), Desember 2015

    Tahun 2016


    January Samsung Galaxy J1 (2016), Januari 2016
    Samsung Galaxy TabPro S, Januari 2016
    Samsung Galaxy A9 (2016), Januari 2016
    Samsung Galaxy J1 Mini, Februari 2016
    Samsung Galaxy S7 Edge, Februari 2016
    Samsung Galaxy S7, Februari 2016
    Samsung Galaxy J3, Maret 2016
    Samsung Galaxy Tab A 7.0, Maret 2016
    Samsung Galaxy A9 Pro (2016), Maret 2016
    Samsung Galaxy J5 (2016), April 2016
    Samsung Galaxy J7 (2016), April 2016
    Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016), Mei 2016
    Samsung Galaxy C5, Mei 2016
    Samsung Galaxy C7, Mei 2016
    Samsung Galaxy S7 Active, Juni 2016
    Samsung Galaxy J3 Pro, Juni 2016
    Samsung Galaxy J5 Prime, Juli 2016
    Samsung Galaxy Note 7, Juli 2016
    Samsung Galaxy A8 (2016), September 2016
    Samsung Galaxy On5 (2016), September 2016
    Samsung Galaxy On7 (2016), September 2016
    Samsung Galaxy On8 (2016), September 2016
    Samsung Galaxy J7 Prime, September 2016
    Samsung Galaxy J1 mini Prime/Galaxy V2 (Indonesia), November 2016
    Samsung Galaxy J2 Prime, November 2016
    Samsung Galaxy C9 Pro, November 2016

    Tahun 2017


    Samsung Galaxy A7 (2017), Januari 2017
    Samsung Galaxy A5 (2017), Januari 2017
    Samsung Galaxy A3 (2017), Januari 2017
    Samsung Galaxy C7 Pro, Januari 2017
    Samsung Galaxy Tab S3, Februari 2017
    Samsung Galaxy S8, Maret 2017
    Samsung Galaxy S8+, Maret 2017
    Samsung Galaxy C5 Pro, Maret 2017
    Samsung Galaxy J7 (2017), Juni 2017
    Samsung Galaxy J5 (2017), Juni 2017
    Samsung Galaxy J3 (2017), Juni 2017
    Samsung Galaxy J7 Pro (2017), Juni 2017
    Samsung Galaxy J7 Max, Juni 2017
    Samsung Galaxy Note Fan Edition (FE), Juli 2017
    Samsung Galaxy Note 8, Agustus 2017
    Samsung Galaxy S8 Active, Agustus 2017
    Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2017), September 2017
    Samsung Galaxy C7 (2017) /C8, September 2017
    Samsung Galaxy J7+, September 2017
    Samsung Galaxy J2 (2017), Oktober 2017
    Samsung Galaxy Tab Active, Oktober 2017

    Tahun 2018


    Samsung Galaxy J2 Pro (2018), Januari 2018
    Samsung Galaxy A8 (2018), Januari 2018
    Samsung Galaxy A8+ (2018), Januari 2018
    Samsung Galaxy S9, Februari 2018
    Samsung Galaxy S9+, Februari 2018
    Samsung Galaxy J7 Prime 2, Maret 2018
    Samsung Galaxy J7 (2018), Maret 2018
    Samsung Galaxy J7 Duo, April 2018
    Samsung Galaxy A6 (2018), Mei 2018
    Samsung Galaxy A6+ (2018), Mei 2018
    Samsung Galaxy J4 (2018), Mei 2018
    Samsung Galaxy J6 (2018), Mei 2018
    Samsung Galaxy A8 Star, Juni 2018
    Samsung Galaxy A9 Star, Juni 2018
    Samsung Galaxy J7 (2018), Juni 2018
    Samsung Galaxy J3 (2018), Juni 2018
    Samsung Galaxy J8 (2018), Juli 2018
    Samsung Galaxy On6, Juli 2018
    Samsung Galaxy Note 9, Agustus 2018
    Samsung Galaxy Tab A 10.5 (2018), Agustus 2018
    Samsung Galaxy Tab S4, Agustus 2018

    Harga Hp Samsung Terbaru 2018 


    Untuk menguasai pasar ponsel dunia, Samsung bermain di semua level konsumen. Dengan begitu, harga Samsung juga menyesuaikan dengan model, spesifikasi dan fitur-fitur yang dimiliki. Semakin canggih Hp Samsung tentu akan semakin mahal harganya.

    Di jajaran ponsel pintar, Samsung membanderol produknya dengan harga yang fantastis di atas Rp 10 juta. Meski pun mahal, ponsel Samsung ludes di pasaran di hari pertama peluncurannya. Kekuatan merek Samsung telah mengalahkan pertimbangan orang dalam mengeluarkan duit dari dompet.

    Sebaliknya, Samsung juga tetap menjaga pasar konsumen menengah ke bawah. Beberapa model, harga Hp Samsung murah dibanderol di bawah Rp 1 juta. Tentu saja, perangkat yang dijual Samsung akan sesuai dengan harganya. Tapi orang tak ragu dengan kualitas sehingga hp Samsung tetap menjadi pilihan di kelas murah.

    Berikut ini daftar lengkap harga Hp Samsung terbaru yang selalu diupdate begitu muncul seri baru:

    Samsung Galaxy J


    Harga Hp Samsung Galaxy J2 Core Rp 1.300.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J8 Rp 3.620.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J6 Rp 2.580.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J4 Rp  2.099.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 Duo Rp 3.099.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 Prime 2 Rp 2.950.000 
    Harga Hp Samsung Galaxy J2 Pro 2018 Rp 1.800.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J2 2017 Rp 1.600.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J3 Pro Rp 2.100.000 
    Harga Hp Samsung J3 Pro (2016) Rp 1.600.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 Plus Rp 3999.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 Pro Rp 3.500.000 
    Harga Hp Samsung Galaxy J5 Pro Rp 2.400.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 2017 Rp 3.400.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J5 2017 Rp 2.700.000
    Harga Hp Samsung Galaxy J7 Prime Rp 2.399.000
    Harga Hp Samsung Galaxy 05 Prime Rp 2.150.000
    Harga Hp Samsung Galaxy 02 Prime Rp 1.400.000
    Harga Hp Samsung Galaxy 02 Pro (2016) Rp 1.400.000
    Harga Hp Samsung Galaxy 01 Ace Rp 1.200.000 
    Harga Hp Samsung Galaxy 01 Mini Rp 1.000.000

    Samsung Galaxy On


    Harga Hp Samsung Galaxy On6 Rp 3.000.000
    Harga Hp Samsung Galaxy On7 Prime Rp 2.700000 (36B), Rp 3.500.000 (4GB)
    Harga Hp Samsung Galaxy On Max Rp 3.500.000
    Harga Hp Samsung Galaxy On7 2016  Rp 2.800.000
    Harga Hp Samsung Galaxy On7 2015 Rp 1.700.000
    Harga Hp Samsung Galaxy On5 2015 Rp 1.500.000

    Samsung Z


    Harga Hp Samsung Z4 Rp 1.200.000
    Harga Hp Samsung Z2 Rp 899.000
    Harga Hp Samsung Z3 Rp 1.100.000

    Samsung Galaxy A


    Harga Hp Samsung Galaxy A8 Star Rp 7.325.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A6 Plus Rp 4.199.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A6 2018 Rp 3.099.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A8 Plus Rp 6.750.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A8 2018 Rp 5.699.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A7 2017 Rp 4.480.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A5 2017 Rp 4.199.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A3 2017 Rp 3.110.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A8 2016 Rp 4.500.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A7 2016 Rp 3.500.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A5 2016 Rp 3.100.000
    Harga Hp Samsung Galaxy A3 2016 Rp 2.200.000

    Samsung Galaxy C


    Harga Hp Samsung Galaxy C9 Pro Rp 5.650.000
    Harga Hp Samsung Galaxy C7 Pro Rp 4.350.000
    Harga Hp Samsung Galaxy C5 Pro Rp 3.850.000
    Harga Hp Samsung Galaxy C7 Rp 3.700.000
    Harga Hp Samsung Galaxy C5 Rp 3.200.000

    Samsung Galaxy S


    Harga Hp Samsung Galaxy S9 Plus  Rp 12.799.000 (64 GB), Rp 13.499.000 (128 GB), Rp 14.499.000 (256 GB)
    Harga Hp Samsung Galaxy S9 Rp 10.999.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S8 Plus Rp 10.350.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S8 Rp 9.799.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S7 Rp 6.500.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S7 Edge Rp 1.000.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S6 Rp 6.000.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S6 edge Rp 6.500.000 - Rp 7.500.000
    Harga Hp Samsung Galaxy S6 edge+ Rp 8.399.000

    Samsung Galaxy Note


    Harga Hp Samsung Galaxy Note 9 Rp 13.499.000 (128 GB), Rp 11.999.000 (512 GB)
    Harga Hp Samsung Galaxy Note 8 Rp 12.499.000
    Harga Hp Samsung Galaxy Note FE Rp 1.300.000
    Harga Hp Samsung Galaxy Note 5 Rp 6.300.000
    Harga Hp Samsung Galaxy Note 4 Rp 4.300.000
    Harga Hp Samsung Galaxy Note 3 Rp 3.600.000
                   




    Samsung
    Daftar Harga HP Samsung September 2018

    No comments:

    Post a Comment

    We’ll never share your email address with a third-party.